“Pelangi itu datang setelah matahari menyinari ketika hujan reda, ia indah dan datang dengan banyak warna, sayangnya pelangi itu hanya datang sebentar, sebenarnya ia rapuh.”
Wanita yang engkau temui mungkin indah, cantik, lucu
dll apalah katamu, tetapi mungkin hanya sementara. Ia akan menua, keriput dan
mungkin akan tiba saatnya ia pikun dan beruban kemudian akan hilang dilahap
liang lahat. Manusia itu pasti mati.
Pertanyaannya, maukah kamu sebagai seorang pria
menerima segala kekurangan berikut kelebihannya?? Tidak hanya melihat ia
sekarang tapi akan menerima dan tetap mencintaih ingga akhir hayatnya. Wanita
yang engkau temui ini sangat ingin engkau cintai, bukan hanya bersama di alam
yang fana tetapi terus bersama hingga ke alam yang kekal.
Wanita ini membutuhkan sosok pria yang dapat menjadi
imam sekaligus pemimpin, sosok pelindung, sosok sahabat, sosok kakak, sosok
guru, sosok yang ajaib. Bukan untuk mencari yang sempurna tetapi yang
diinginkan adalah yang ada dalam diri sendiri, hanya saja bagaimana ia berusaha
menjadi yang terbaik.
Pada akhirnya tidak akan pernah ada kata penyesalan
karena waktu yang dihabiskan bersama adalah suatu anugrah. Tidak akan ada
sumpah serapah karena kehilangannya adalah takdir yang telah ditetapkan maha
kuasa. Pasrahkan semuanya pada Allah SWT karena sebaik-baiknya adalah pilihan
Allah SWT.
